liturgika 1 rindu roito situmeang
Nama : Rindu Roito Situmeang
Nim : 16.01.1440
Kelas : III-B/Teologi
Mata
kuliah : Liturgika I
Dosen :
Tahan Master Simare-mare, M.Th. (LM)
MINGGU EXAUDI “DENGARLAH SUARAKU YA TUHAN”
Warna Liturgi: Putih
I.
Tema Minggu
Kita masuk ke Minggu Exaudi yang artinya: Dengarlah seruan
yang ku sampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku (Mazmur 27:7). Oleh karena
itu marilah kita seluruh jemaat
mendengarkan suaraNya dan semakin dewasa dalam iman.
Exaudi adalah dimulainya Paskah Oktaf, perayaan
ini akan berakhir pada Minggu Trinitatis. Paskah Oktaf sendiri memiliki arti
“kemenangan yang diberikan dari Surga (atas)”. Tema sentral yang disuarakan
pada perayaan ini adalah doa permohonan untuk turunnya Roh Kudus atau
pertolongan dari Allah.
Exaudi berasal dari bahasa Latin, seperti yang tertulis dalam
Mazmur 27:7 “audi Domine, exaudi me” yang artinya dengarlah, Tuhan,
seruan yang kusampaikan. Sama seperti Daud yang terus menyuarakan permohonannya
agar Allah menolongnya dalam menghadapi pergumulan, demikianlah umat percaya
hendaknya menyerukan pertolongan kepada Allah untuk menghadapi pergumulan di
dunia ini.
II.
Pemeran
Ø
Pengkotbah (Pendeta)
Ø
Liturgis (Guru Jemaat)
Ø
Pemimpin lagu (Pemuda Gereja 2 orang)
Ø
Pemusik (salah satu Sintua)
Ø
Pembawa kolektan (Pemuda Gereja 2 orang)
Ø
Paduan suara (Kaum Ibu)
Ø
Pembawa warta (salah satu Sintua/ Sekretaris
gereja)
Ø
Pembawa panggilan beribadah (salah satu sintua)
Ø
Doa Syafaat (salah satu Pemuda/I)
III.
Kelengkapan
Ø
Agenda, Alkitab,
Almanak, Kidung Jemaat/Pelengkap Kidung Jemaat (diletaklan di Meja Altar
agar para imam mudah mengambilnya)
Ø
Lonceng gereja (berada didepan gereja dan bentuk
menara tinggi)
Ø
Mimbar Besar (berada ditengah depan gereja)
Ø
Mimbar
Kecil (berada disamping kiri depan gereja)
Ø
Jubah (jubah pendeta dibawa pendeta sendiri tapi
jubbah sintua berada dalam ruang konsistori)
Ø
Tempat persembahan (berada di depan meja Altar)
Ø
Meja Altar (berada dekat atau menyatu dengan
mimbar besar)
Ø
Kyboart 1 buah, micropon 3 buah, speaker 4 buah
(kyboart berada di sebelah kiri, (microponnya 1di mimbar besar, 1 di mimbar
kecil, 1 untuk liturgis), speker 2 didepan kiri/kanan, 2 ditengah gereja
kiri/kanan.
IV.
Persiapan
Sebelum
memasuki ruang ibadah seluruh pengurus yang ambil bagian dalam berjalannya
ibadah maka mereka melakukan ibadah singkat seperti menjelaskan tugas-tugas
mereka, bernyanyi lagu sebelum kotbah, Doa pembuka, baca firman (Alkitab), doa
penutup. Kemudian memasuki ruang ibadah/ barisan prosesi.
V.
Pementasan
1. Bernyanyi
dari KJ. 10:1+4
1. Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Mahamulia!
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia!
Datang berkaum, brilah musikmu bergaung,
Angkatlah puji - pujian !
(Jemaat Berdiri)
4. Pujilah Tuhan yang dapat dan mau melakukan
jauh melebihi doamu dan yang kau rindukan.
Ingat teguh: Ia berkuasa penuh!
KasihNya t'rus kautemukan.
2. Votum/Introitus
NB:
1. Liturgis yang dibawakan Guru jemaat
2. liturgis memakai jubah dan stola gereja yang berwarna Putih
3. Posisi liturgis didepan jemaat atau menghadap jemaat
4. Setelah lagu pertama baru masuklah votum
5. Setelah jemaat mendengarkan Votum/Introitus kemudian jemaat menyambut
dengan menyanyikan HALELUYA…HALELUYA…HALELUYA…
Votum:
L:
Demi nama Allah Bapa, dan Nama Anaknya Tuhan Jesus Kristus, dan Nama Roh Kudus,
Khalik langit dan bumi. AMIN
Nats Pembimbing:
L:
Tuhan sudah memberitahukan, bahwa: Ia akan memberitahukan Roh Kudus kepada
mereka yang meminta kepadaNya. (Luk. 11: 13b)
Karena demikian Firman Tuhan;
“Sebab Aku
ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu;
demikianlah Firman TUHAN yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan
kecelakaan; untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”. “Dan
apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepadaKu, maka Aku akan
mendengarkan kamu”. Haleluya (Jer. 29:11, 12).
L+J :
Menyanyikan HALELUYA…HALELUYA…HALELUYA…
J
: ha- le – lu - ya, Ha
- le - lu- ya, Ha - le - lu - - ya!
Doa Pembuka:
L: Ya, Allah, Bapa kami yang ada di sorga! Engkau tidak
hendak, membiarkan kami piatu dan akan mengutus seorang penolong dan pembimbing
bagi kami, karena dengan kemampuan kami sendiri, kami tidak akan mampu mengenal
ketetapanMu guna kebaikan kami.
Oleh sebab itu, pada hari yang kau kuduskan ini,
Engkau tuntun kami, supaya
dengan hati yang iklas kami menyambut kegenapan janjiMu. Kiranya Engkau
berkenang juga kepada kami, orang-orang berdosa ini. Kuasai dan penuhilah kami,
Tuhan. Surulah RohMu yang kudus melembutkan hati kami yang keras, memadamkan
nafsu duniawi kami yang bergelora, supaya mulai dari saat ini, segenap jiwa dan
raga kami tertuju kepadaMu ditempatMu yang Maha Tinggi. AMIN
L+J:
AMIN
3. Bernyanyi
dari PKJ. 165:1+3
1. Janji yang manis: Kau tak Kulupakan,
tak terombang-ambing lagi jiwaku.
Walau lembah hidupku penuh awan,
nanti 'kan cerahlah langit di atasku.
Reff:
Kau tidak 'kan Aku lupakan, Aku memimpinmu,
Aku membimbingmu; Kau tidak 'kan Aku lupakan,
Aku Penolongmu, yakinlah teguh.
3. Dan bila pintu sorga dibukakan,
selesailah sudah susah dan lelah.
'Kan kudengarlah suara mengatakan:
Hamba yang setiawan, mari masuklah.
Reff:
Kau tidak 'kan Aku lupakan, Aku memimpinmu,
Aku membimbingmu; Kau tidak 'kan Aku lupakan,
Aku Penolongmu, yakinlah teguh.
4. Doa
Pengakuan Dosa
NB:
1. Jemaat berdiri
2. Liturgis mengajak jemaat untuk mengakui atas dosanya dalam hati
masing-masing sambil diiringi Instrumen
musik “KJ. 29: Dimuka Tuhan Yesus”
3. setelah musik berhenti liturgis mengajak berdoa lagi yang dipimpin
liturgis sendiri
4. kemudian liturgis mengajak jemaat berdoa akan janji Tuhan tentang
pengampunan dosa.
5. setelah liturgis mengucapkan janji Tuhan tentang pengampunan dosa
baru jemaat serentak menjawab dengan kata Amin
Doa Pengakuan Dosa:
L:
Marilah kita mengaku dosa kita: kita berdoa sejenak dalam hati kita
masing-masing yang diiringi dengan instrument music “KJ. 29: Dimuka Tuhan
Yesus”
L: Marilah
kita berdoa: Bapa kami yang disorga yang Maha Pengasih! Kami datang bersembah
sujud di hadapanMu, mengaku dan menyesali segala dosa dan kejahatan kami.
Tolong dan kasihanilah kami, ampunilah segala kejahatan dan dosa-dosa kami yang
kami perbuat di hadapanMu, oleh karena kasih AnakMu Tuhan Jesus Kristus, yang
telah mengorbankan Dirinya untuk menebus kami. Amin
L: Firman Tuhan
tentang Pengampunan dosa:
Demikianlah Firman Tuhan yang mengasihi engkau: Biarpun gunung-gunung
beranjak dan bukit-bukit bergoncang, tetapi kasih setiaKu tiada akan beranjak
dari padamu dan perjanjian Damaiku tiada akan tergoncang. Segala kemuliaan bagi
Allah di tempat yang Maha Tinggi. Amin. (Jes. 54: 10)
L+J: AMIN
5. Bernyanyi
dari KJ. 417:1+5
1. Serahkan pada Tuhan seluruh jalanmu;
kuatirmu semua ditanggungNya penuh.
Sedangkan angin lalu dituntun tanganNya,
Pun jalan di depanmu, Tuhan mengaturnya.
5. Beban kekuatiran lepaskan sajalah;
segala kesedihan tinggalkan segera.
Tak mampu kauatasi segala-galanya;
Rajamu yang abadi menyelesaikannya.
6. Petunjuk
Hidup Baru: Hukum V dan Artinya
NB:
1. Liturgis mengajak jemaat untuk mendengarkan petunjuk hidup baru
2. Liturgis membacakan Titah ke V beserta Artinya
3. setelah dibacakan Titah ke V
beserta Artinya kemudian liturgis mengajak jemaat untuk sama-sama memohon
kekuatan dari pada Tuhan.
L: Titah Kelima “Hormatilah Bapa dan Ibumu agar
engkau berbahagia dan lanjut umurmu di bumi yang diberikan Allah kepadamu.”
Maksudnya
adalah :
Kita
harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita bersikap remeh
terhadap orangtua kita, terhadap pemerintah dan terhadap orang yang lebih tua.
Jangan kita menimbulkan kemarahan mereka, tetapi hendaklah kita selalu
menghormati dan mengasihi mereka, menuruti dan menyelami jiwa mereka, serta
senantiasa berbuat baik kepada mereka.
L: Marilah kita sama-sama memohon kekuatan daripada Tuhan:
L+J: Ya, Allah Bapa kami, berilah kami kekuatan untuk
melakukan yang sesuai dengan HukumMu. AMIN
7. Bernyanyi
dari KJ. 38:3-4
3. Tak Kaubiarkan ciptaanMu terkapar dalam dosanya;
telah Kauutus PuteraMu menyelamatkan dunia
dan pintu hati Kauketuk, agar terbuka bagiMu.
4. Di dalam maut Tuhan Yesus dosaku sudah terbenam :
'ku s'lamat oleh darah Kristus batal hukuman yang seram.
Luka hatiku t'lah sembuh, ya Tuhan, kar'na rahmatMu!
8. Epistel:
Yohannes 14:15-26
NB: 1. Liturgis mengajak jemaat untuk membuka Alkitab dan
membaca epistel secara responsorial.
2. Tujuannya epistle ini untuk membimbing jemaat memahami khotbah yang
hendak disampaikan pada ibadah.
3. Pembacaan ini diakhiri dengan janji Tuhan: “Berbahagialah orang-orang yang mendengar Firman Allah, yang
menghayati serta mengamalkannya”
4. Sesudah itu jemaat menyambut serentak dengan AMIN.
L:
Marilah kita mendengar firman Tuhan sebagai pendahuluan Kotbah pada Minggu ini,
yang tertulus dalam….( Yohannes
14:15-26)
L: "Jikalau kamu
mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
J: Aku akan minta kepada
Bapa , dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong
yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
L: yaitu Roh Kebenaran.
Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia
dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan
akan diam di dalam kamu.
J: Aku tidak akan
meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
L: Tinggal sesaat lagi dan
dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan
kamupun akan hidup.
J: Pada waktu itulah kamu
akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam
Aku dan Aku di dalam kamu.
L: Barangsiapa
memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.
Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan
Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
J: Yudas, yang
bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau
hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia? "
L: Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan
Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama
dengan dia
J: Barangsiapa tidak
mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu
bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
L: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
L: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
J: tetapi Penghibur, yaitu Roh
Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah
yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan
akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
L: “Berbahagialah orang-orang yang mendengar Firman
Allah, yang menghayati serta mengamalkannya”
L+J : AMIN.
9. Bernyanyi
dari PKJ. 164:1+3
1. Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tabel,
di atas nyalah membusur p'langi kasih yang kekal.
Reff:
Habis hujan tampak p'langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p'langi kasih Tuhanmu.
3. Jauhkan takut putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
Tuhan itu ada kasih, itulah penghiburmu,
di atas duka bercahaya p'langi kasih Tuhanmu.
Reff:
Habis hujan tampak p'langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p'langi kasih Tuhanmu.
10. Evangelium
NB: 1. Ketika sisa satu ayat lagi lagu sebelum Evangelium maka pengkotbah
(Pendeta) menaiki Mimbar Besat.
2.
ketika pengkotbah sudah sampai di Mimbar Besar maka Jemaat akan berdiri
3.
setelah siap nyanyi pengkotbah mengajak jemaat berdoa (jemaat keadaan sudah berdiri)
4. setelah siap doa maka jemaat dipersilahkan duduk kembali
5. kemudian pengkotbah memulai kotbahnya
11. Koor
Kaum Ibu
NB: 1.
Setelah siap kotbah baru masuk giliran koor kaum ibu
2.
koor kaum ibu tempat duduknya berada barisan bangku ditengah dan paling depan
12. Pengakuan
Iman Rasuli
NB: 1.
Posisi Jemaat sedang berdiri
2. liturgis mengajak jemaat untuk mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli
3. setelah selesai mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli jemaat
dipersilahkan duduk (Liturgis mengatakan jemaat kami persilahkan duduk)
L: Marilah
kita bersaksi mengikrarkan Pengakuan Iman kita bersama Jemaat pada segala abad
di seluruh dunia ini.
L+J:
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi,
Aku percaya kepada
Yesus kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, Yang dikandung daripada Roh
Kudus, lahir dari anak dara Maria, Yang menderita dibawah pemerintahan Pontius
pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut, Pada
hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, Naik ke sorga, duduk
disebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa. Dan akan datang dari sana untuk
menghakimi orang yang hidup dan mati.
Aku percaya kepada Roh
Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; Pengampunan dosa;
Kebangkitan orang mati; Dan hidup yang kekal.
13. Warta
gereja
NB:
1. Warta
jemaat dibawakan sekretaris gereja
2. Tempat
membacakan warta jemaat di Mimbar kecil yang berada disebelah kiri depan gereja
3.
setelah dibacakan warta jemaat kemudian kembali ketempat duduk dan akan
dilanjutkan doa syafaat
14. Doa
Syafaat
NB: 1. Doa Syafaat dibawakan salah satu Pemuda/I gereja
2. Tempat
Doa Syafaat di Mimbar kecil
3.
pendoa syafaat mengajak jemaat untuk berdoa
15. Bernyanyi
dari PKJ. 182:1-3
1. Kuutus 'kau mengabdi tanpa pamrih,
berkarya t'rus dengan hati teguh,
meski dihina dan menanggung duka;
Kuutus 'kau mengabdi bagiKu.
2. Kuutus 'kau membalut yang terluka,
menolong jiwa sarat berkeluh,
menanggung susah dan derita dunia,
Kuutus 'kau berkorban bagiKu.
3. Kuutus 'kau kepada yang tersisih,
kar'na hatinya dirundung sendu,
sebatang kara, tanpa handai taulan,
Kuutus 'kau membagi kasihKu.
16. Persembahan
NB:
1.
Ketika
bernyanyi dri 182:1-3 yang ayat ke 3
maka petugas yang membawa persembahan akan menghadap kepada pendeta/ menghadap
ke meja Altar
2.
Pendeta
mengajak untuk mempersembahkan kurban persembahan
3.
Pendeta
membacakan ayat persembahan kemudian persembahan dikumpulkan atau dimulai mengumpulkan
persembahan
4.
Persembahan
dilakukan tiga kali yang dimana persembahan dibangku/tempat duduk dua kali dan
persembahan kedepan satu kali dilakukan
5.
Mengumpulkan
persembahan sambil bernyanyi dari PKJ.
146:1+3
6.
Ketika
sudah selesai persembahan maka jemaat berdiri dan petugas persembahan tetap
berdiri didepan pendeta kemudian masuk doa persembahan
P: Sebelum kita
mempersembahkan kurban persembahan kita, marilah kita mendengarkan firman tuhan
yang tertulis dalam Roma 12:1 ”Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan
Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai
persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah
ibadahmu yang sejati”
P: Mari kita
kumpul persembahan kita sambil bernyanyi PKJ.
146:1+3
P+J: menyanyikan PKJ. 146:1+3
1. Bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan
dengan rela hatimu, janganlah jemu.
Bawa persembahanmu, bawa dengan suka.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.
3. Persembahkan dirimu untuk Tuhan pakai
agar kerajaanNya makin nyatalah.
Damai dan sejahtera diberikan Tuhan.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.
Doa Persembahan
P: Ya,
Allah Bapa Kami yang ada di sorga,
Engkaulah segala sumber segala berkat dan rahmat, kami persembahkan disini
sebahagian dari yang Engkau berikan kepada kami sebagai kurban persembahan kami
kepadaMu. Adapun yang kami persembahkan ini, adalah yang kami terima dari
padaMu, karena siapakah kami sehingga
dapat memberi kepadaMu? Kasihanilah kami. Terimalah kurban persembahan kami ini
menjadi dupa yang harum dihadapanMu. Berkati dan peliharalah, agar kami
menggunakan persembahan ini untuk kejaan kerajaanMu di tengah GerejaMu di
seluruh dunia. Bukalah hati kami dengan RohMu yang kudus itu, agar kami
senantiasa mmengucapkan terimakasih kepadaMu dengan nama Jesus Kristus, Tuhan
kami. Amin
17. Doa
Penutup:
NB:
1. Membaca satu doa, yang
sesuai dengan hari minggu
2. Pendeta mengucapkan doa bapa kami mulai bapa kami yang disorga sampai
tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
3. bagian akhir doa bapa kami
jemaat menyanyikannya
P: Bapa Kami yang di sorga.
Dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di bumi,
seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan
kami yang secukupnya. Dan
ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang
bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa
kami ke dalam pencobaan. Tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
P+J: Karena Engkaulah yang
empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Dinyanyikan jemaat)
18. Doa
Berkat
NB: 1. Pendeta mengangkat kedua tangan dan sambil mengucapkan doa berkat
2.
setelah jemaat menerima berkat, jemaat menyanyikan Amin, Amin, Amin.
P:
Tuhan memberkati engkau (kita), dan melingdungi engkau (kita). Tuhan menyinari
engkau (kita) dengan wajahnya, dan memberikan engkau (kita) kasih karunia.
Tuhan menghadapakan wajahNya kepada engkau (kita) dan memberikan engkau (kita)
damai sejahtera.
P+J: Amin, Amin, Amin….(sambil dinyanyikan)
Do= d – e – f , 2
ketuk
A -
min a
- min a
- min.
BAGUSSSS BANGETTTT.....
BalasHapusMantap sangat berguna kali dalam membuat liturgi di gereja